Friday, August 18, 2017

Berikut 7 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Saat Memilih Jurusan Kuliah


“Ayah saya menginginkan saya mengambil jurusan teknik, ibu saya ingin agar saya mengambil jurusan kesehan”, demikian curhatnya. “Sedangkan saya sendiri inginnya mengambil jurusan statistik”, lanjutnya.

Pemilihan jurusan studi lanjut bagi sebagian orang (terutama siswa SMA) menjadi sebuah permasalahan tersendiri. Selain karena pilihan jurusan tersebut menentukan karirnya di masa depan, mereka seolah-olah juga harus mengakomodasi keinginan dari orangtua yang membiayai kuliahnya nanti. Dalam sejumlah kasus, keinginan orangtua tidak selaras dengan keinginan para siswa SMA sendiri. Di sisi lain, kurang pahamnya mereka akan minat, bakat, dan kemampuan juga menjadikan pemilihan jurusan adalah hal yang sulit. Berikut ini 7 hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan jurusan studi lanjut:

1. Pahamilah cita-cita karirmu di masa depan
Setiap orang tentunya memiliki cita-cita di masa depan, dia ingin bekerja sebagai profesi apa? Bagaimana tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaannya? Apakah pekerjaannya di dalam atau di luar ruangan? Sayangnya, tidak semua orang mengenali cita-citanya sendiri. Padahal pilihan jurusan saat kuliah adalah jalan menuju cita-citanya. Mereka yang ingin menjadi seorang dokter, kuliah di jurusan kedokteran umum; mereka yang ingin berprofesi sebagai psikolog, jelas ambil jurusan psikologi dst.


2. Kenali kemampuan sendiri
Kemampuan adalah modal penting bagi seseorang untuk bisa masuk suatu jurusan dan menyelesaikan studi pada jurusan tersebut. Sebagaimana diketahui bahwa seleksi masuk perguruan tinggi tidaklah mudah, ada banyak orang yang juga menginginkan. Olehkarena itu, penting untuk mengenali kemampuan sendiri terutama kemampuan terkait pelajaran yang diujikan ketika nanti seleksi masuk dan mata kuliah yang nantinya dipelajari di jurusan tersebut. Cobalah googling “mata kuliah” jurusan yang rencananya mau dipilih. Cermati betul-betul lalu tanyakan pada diri sendiri terkait kemampuan dan daya tahan andainya 4 tahun berhadapan dengan mata kuliah tersebut atau ketika nanti bekerja juga menggeluti bidang-bidang tersebut.


3. Kenali minatmu sendiri
Berbicara minat berarti berbicara ketertarikan, urusan perasaan, suka dan tidak suka. Artinya minatlah yang memberikan energi bagi seseorang. Idealnya, kemampuan/kecerdasan tinggi diikuti dengan minat yang tinggi sehingga output  kerjanya juga akan optimal mencapai hasil yang diharapkan. Berapa banyak orang yang sebenarnya memiliki kemampuan dalam suatu bidang tetapi karena tidak minat pada bidang itu, dia tidak sukses dalam bidang yang sebenarnya dia mampu tersebut? Minat juga menentukan daya tahan dan ketekunan dalam mengerjakan sesuatu. Studi di perguruan tinggi dan bekerja menekuni sebuah profesi butuh ketekunan juga daya tahan. Ketekunan dan daya tahan tersebut yang justru menjadi hal penting ketika nanti di dunia kerja. Oleh karena itu, penting untuk mengenali minat sendiri.


4. Prospek jurusan yang dipilih
Pada dasarnya, semua jurusan memiliki prospek atau peluang karirnya di masa depan. Sebuah institusi menyelenggarakan program studi pastinya sudah melalui proses yang panjang dan mempertimbangkan kebutuhan akan lulusannya. Namun demikian, tidak ada salahnya untuk mengenali prospek jurusan yang akan dipilih. Kira-kira setelah lulus nanti, jenis pekerjaan apa saja yang bisa diterjuni. Caranya bisa dengan googling “lowongan pekerjaan lulusan X”. Temukan jenis-jenis pekerjaan, tugas kerjanya, gaji per bulan dll. Tentunya menjadi sebuah kelegaan dan kemantapan tersendiri dengan memahami prospek jurusan yang dipilih.


5. Peluang pengembangan diri
Kuliah bukan semata-mata mengejar ijazah. Ada hal yang tidak kalah penting, yaitu pengembangan diri atau soft skill. Pastinya akan menjadi hal menarik jika bisa aktif atau terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang menunjang pengembangan diri. Pengalaman keterlibatan tersebut akan bermanfaat ketika nanti melamar pekerjaan karena lulusan yang dicari adalah mereka yang memiliki kelebihan atau nilai plus dibandingkan yang lain. 



6. Peluang beasiswa
Sudah menjadi rahasia umum bahwa biaya kuliah tidaklah sedikit dan trennya cenderung naik. Belum laki biaya hidup; kos, makan, dan beragam keperluan lainnya. Tentunya jika ada jurusan dengan peluang beasiswa yang beragam patut dipertimbangkan. Jenis beasiswanya ada yang sebelum masuk, ada yang saat nanti sudah kuliah setelah mendapatkan IP atau bisa juga berupa keringanan biaya kuliah. Bentuk beasiswanya ada pula yang berupa bantuan biaya kuliah (uang), pengembangan diri (soft skill), kos atau asrama, uang buku dst. Cobalah untuk kunjungi jurusan yang ingin di pilih, temukan peluang beasiswa yang ada di sana.


7. Ketahui dimana jurusan kuliah tersebut ada
Tidak semua perguruan tinggi memiliki jurusan yang mungkin kita inginkan. Ada jurusan-jurusan tertentu yang hanya dimiliki oleh perguruan tinggi tertentu. Ada pula jurusan tertentu yang masuk kategori jalur masuk IPA di perguruan tinggi X dan di perguruan tinggi Y masuk kategori jalur masuk IPS. Olehkarena itu, penting untuk mencari tahu di perguruan tinggi mana saja jurusan yang akan dipilih dan jalur masuknya lewat IPA atau IPS. Kunjungilah website jurusan yang dimaksud atau googling informasi yang diinginkan.



Demikianlah 7 hal penting yang perlu diperhatikan saat memilih jurusan kuliah. Materi tulisan ini merupakan hasil dari pengalaman selama setahun terakhir ketika melayani konseling pemilihan jurusan dan karir. Tujuh hal ringkas yang diharapkan bisa memberikan pencerahan bagi siapa saja yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Jika ada hal-hal lain yang ingin ditanyakan bisa melalui kolom pertanyaan Psikologi Menjawab. Terima kasih.


EmoticonEmoticon

Copyright © PSIKOLOGI MENJAWAB All Right Reserved