Friday, December 30, 2016

Biasakan Bersyukur Karena Banyak Manfaatnya, Ini 5 Diantaranya


“Bersyukur” tentunya merupakan istilah yang tidak asing kita dengar. Sebagai umat beragama, ada banyak pesan agar kita menjadi orang yang pandai bersyukur. Bersyukur adalah ekspresi baik lisan maupun tindakan sebagai perwujudan terima kasih atas nikmah atau karunia yang Tuhan berikan. Dalam kehidupan bermasyarakat, umum juga adanya budaya syukuran berupa bagi-bagi makanan atau uang pada tetangga bisa juga teman ketika mendapatkan rejeki yang berlebih. Walaupun sudah umum istilah bersyukur, ada baiknya membaca dengan seksama artikel kali ini yang memaparkan sejumlah studi tentang pengaruh positif dari bersyukur. Berikut ini sejumlah manfaat secara ilmiah dari bersyukur:

1. Dengan bersyukur menjadikan seseorang semakin bahagia

Sebuah studi terhadap sejumlah orang, mereka diminta untuk menuliskan hal-hal positif yang mereka dapatkan selama 4 minggu pertama kemudian 2 minggu berikutnya mereka tidak diminta untuk menuliskan hal-hal positif. Pada dua kondisi tersebut mereka diminta untuk mengisi skala kebahagiaan untuk mengetahui sejauhmana tingkat kebahagiaan yang dirasakan. Hasilnya, kegiatan menuliskan hal positif sebagai bentuk rasa syukur mendatangkan kebahagian. Penasaran juga ingin mencoba menuliskan kesyukuran atas hal positif yang didapatkan?

2. Bersyukur membuat seseorang makin optimis

Dalam bersyukur terkandung keyakinan bahwa karunia itu datang dari Allah SWT. Ada keimanan bahwa siapa yang bersyukur akan ditambahkan nikmat untuknya. Studi tentang mereka yang banyak bersyukur berkorelasi tinggi dengan rasa optimis. Tingkat kesyukuran yang tinggi diikuti dengan tingkat optimisme yang tinggi pula. Hal tersebut menunjukkan bahwa manfaat bersyukur bisa meningkatkan optimisme dalam diri seseorang.

3. Bersyukur mampu mengurangi tekanan psikologis

Eksperimen pengaruh terapi bersyukur terhadap pasien diabetes menunjukan adanya penurunan distress beban emosional yang dirasakan. Pengaruh positif bersyukur tersebut tidak lepas dari faktor lain berupa motivasi, inisiatif dalam diri untuk menjalani terapi, dan kemampuan mengambil pelajaran dari proses terapi. Hal penting yang tidak bisa diabaikan adalah kebiasaan untuk tetap berusaha bersyukur. Bisa jadi rasa syukur yang dilakukan terus menerus oleh seseorang membuka lapisan-lapisan beban dalam dirinya sehingga dia lebih bisa menemukan hal-hal positif atas segala yang dialaminya.

4. Bersyukur menjadikan resiliensi diri meningkat

Resilinsi merupakan daya lenting. Jika seseorang jatuh, sejauhmana dia segera bangkit dan tetap bertahan. Mereka yang mempunyai resiliensi tinggi bisa beradaptasi dengan keadaan yang dialaminya dan bisa bertahan dalam segala kondisi. Studi terhadap penyitas erupsi Gunung Sinabung yang diberikan pelatihan bersyukur menunjukkan adanya peningkatan resiliensi para penyitas erupsi.

5.  Bersyukur membuat emosi lebih positif

Jika sering uring-uringan, penat, kalut pikiran? Ada baiknya tenangkan diri dan ingat-ingat hal positif yang ada dalam kehidupan ini. Bersyukurlah. Studi menunjukkan adanya korelasi positif antara bersyukur dengan emosi positif. Kira-kira emosi positif dulu baru bersyukur atau bersyukur dulu maka emosi positif akan muncul?
Tentunya selain lima manfaat tersebut, masih banyak lagi manfaat bersyukur bagi seseorang. Dengan bersyukur, seseorang bisa lebih berpikir positif, lebih tenang, lebih bersemangat, optimis, dan sedikit mengalami tekanan psikologis. Hal tersebut tentunya juga akan berpengaruh pada banyak hal baik kesehatan fisik, khususnya jantung dan perfomansi seseorang. Jadi, bersyukurlah.

Daftar Bacaan:
5. Diponegoro,A.M. 2008. Hubungan Perilaku Bersyukur dengan Emosi Positif Pada Sekolah BerbasisAgama. Universitas Negeri Malang.


EmoticonEmoticon

Copyright © PSIKOLOGI MENJAWAB All Right Reserved