Monday, August 8, 2016

Visualisasi, Rahasia Sukses dan Pengobatan


Visualisasi merupakan karunia luar biasa yang Allah SWT berikan hanya kepada manusia. Dengan kemampuan itulah manusia bisa mencapai peradaban seperti sekarang. Tajmahal, Ka’bah, Tembok Besar Cina, Borobudur, saya yakin merupakan sekian dari hasil visualisasi yang manusia lakukan. Hewan, tumbuhan, dan makhluk yang lain tidak memiliki kemampuan itu, kalaupun ada hanyalah sebatas insting sebagai bagian sarana mempertahankan kehidupan bukan mengembangkan peradaban. Dengan kemampuan visualisasi, manusia bisa melampaui ruang dan waktu, menembus batas-batas zaman dan tempat. Tubuh bisa saja terbatas (sakit, cacat) tetapi ketika kemampuan visualisasi digunakan maka tetap seseorang mampu menghasilkan karya terbesar mereka.
Kita bisa temukan orang-orang jenius seperti Einstin yang mengemukakan rahasia kejeniusannya, ”Kata-kata atau bahasa tidak berperan penting dalam mekanisme pikiran saya ...elemen pikiran saya adalah imajinasi.” Dia menemukan rumus E = m.cdimana kecepatan cahaya konstan, bukan tergantung dari kecepatan pengamat seperti yang dikatakan Newton pun melalui kerja visualisasi. Demikian pula dalam ilmu kimia, kita mengenal Kekule yang menemukan bahwa molekul bensin berstruktur melingkar. Dalam mimpinya, dia melihat atom bensin melompat-lompat kemudian membentuk tali seperti ular dan ular tersebut saling melilit di ekornya. Banyak lagi, orang-orang jenius yang menggunakan kekuatan imajinasinya dalam memecahkan masalah. Bahkan, akhir-akhir ini muncul teknologi braindwave (gelombang otak) yang menstimuli bagian-bagian otak untuk aktif dan kuat dalam kemampuan visualisasinya (suara, gambar, sentuhan, pengecap, pembau).
Salah satu contoh terkenal adalah tentang kesuksesan Arnold Schwarzegger. Diceritakan ketika itu Arnold muda sedang membayangkan dirinya menjadi dan memiliki segala yang diinginkan. Dia meyakini sepenuh hati semuanya akan terjadi. Hasilnya benar-benar luar biasa, Arnold benar-benar mencapai impian kejayaan dalam dunia acting. Setiap kesempatan dia membayangkan dirinya menjadi seorang aktor ternama dan memiliki kekayaan melimpah. Dan akhirnya, kata Arnold, “Saya merasakan dan mencicipi kesuksesan; saya tahu (yakin) begitu saja bahwa semua itu akan terjadi.”
Visualisasi dikenal juga dengan istilah imagery. Ada juga visualisasi yang dipandu atau lebih dikenal dengan guided imagery. Pada awalnya visualisasi digunakan untuk penyembuhan berbagai gangguan; mengurangi tingkat stres, penyebab, dan gejala-gejala yang menyertai stres, keluhan fisik, depresi, phobia, tekanan darah tinggi dan berbagai gangguan klinis lainnya. Seiring perkembangan berbagai kajian kemudian visualisasi digunakan untuk kepentingan pengembangan diri; bidang olahraga, manajemen, dan pengembangan diri. 
Aplikasi visualisasi untuk terapi salah satunya untuk penanganan kanker. Pertama-tama pasien diarahkan dalam kondisi rileks kemudian pasien diminta berimajinasi suatu adegan nyata. Sistem imun tubuh dibayangkan bekerja dengan sempurna, gelembung sel darah putih mengerumuni sel kanker, dan mengambil sel-sel berbahaya penyebab kanker. Sel-sel kanker tersebut telah dibunuh oleh sel darah putih dan telah menjadi lemah sehingga dibuang.
Terkesan luar biasa, sebuah teknik terapi dan pengembangan diri dimana seseorang terkesan hanya berimajinasi tetapi hasilnya nyata sekali. Dalam sebuah penelitian neuropsikologi diketahui bahwa walaupun hanya berimajinasi, seluruh syaraf tubuh bekerja seolah-olah menghadapi pengalaman nyata. Anda mungkin teringat pengalaman ketika anda sedang bermimpi buruk. Anda dikejar-kejar dan ketakutan. Seketika anda terbangun dengan nafas terengah-engah dan jantungnya berdebar lebih cepat padahal mimpi itu bukan kenyataan. Kemudian anda menenangkan diri dan mengambil air minum.
Visualisasi sebagai kapasitas luar biasa karena dia tidak terikat dengan keadaan fisik. Banyak tokoh-tokoh besar yang memiliki visi besar dan menjadi sejarah dunia justru padahal keadaan mereka tidaklah mendukung. Hal tersebut karena mereka memiliki kebebasan untuk membayangkan, membangun bayangan mental, dan bayangan itu menguatkan fisik juga membuka jalan kenyataan. Anugerah bisa membangun bayangan mental itulah modal pertama seseorang sebelum yang lain. 



EmoticonEmoticon

Copyright © PSIKOLOGI MENJAWAB All Right Reserved