Sunday, August 14, 2016

Berikut Cara Mengatasi 5 Mental Block Penghambat Kesuksesan


“Bagaimana cara mengatasi mental block?”, pesan singkat yang masuk. Mental block itu semacam penghalang secara psikologis atau mental seseorang dalam meraih kesuksesan. Berikut ini ada 5 mental block yang akan dikupas berserta cara mengatasinya.

1.  Merasa Terlalu Muda


Mudanya usai terkadang dijadikan alasan orang untuk menunda-nunda dalam menyiapkan masa depan. “Nantilah, mumpung masih muda, dinikmati saja”, begitu kira-kira. Semestinya justru mumpung masih muda, maka manfaatkan jiwa muda yang menggebu-gebu untuk belajar banyak hal guna mempersiapkan masa depan.
Saya pernah bertemu dengan anak kelas 1 SD. Dia berangkat ke sekolah membawa termos es dan ternyata isinya makanan ringan. Itu barang dagangannya. Jadi anak tadi sekolah sambil jualan. Setiap hari omsetnya Rp 30.000,- dan uangnya ditabung. Ketika saya tanya, “Untuk apa uangnya nanti?” Dia menjawab kalau uangnya akan dibelikan mobil. Saya yakin tabungannya sekarang sudah banyak. Setidaknya sudah sekitar 10 tahun berlalu. Jadi, tidak ada istilah terlalu muda untuk menyiapkan masa depan.

2.  Merasa Terlalu Tua


Ada yang merasa terlalu muda, ada juga yang merasa terlalu tua. Karena merasa sudah terlalu tua, maka dijadikan alasan untuk berhenti berkarya. Tentang hal ini, perlu kiranya belajar dari seorang kakek berusia 84 tahun bernama Zang Renpeng di Wuhan, Tiongkok yang meraih gelar sarjana di usianya tersebut. Usia tidak menghalanginya untuk menuntaskan studi.

3.  Merasa Tidak Berbakat


Cukup banyak contoh untuk mental block yang ini. Jika membaca kisah tokoh-tokoh yang sukses, masa lalu mereka pernah dianggap sebagai orang yang tidak berbakat; kurang bisa mengikuti pelajaran, nilainya tidak bagus, dst. Justru saat sudah dewasa, mereka jadi orang hebat. Thomas Alva Edison misalnya, kabarnya sempat ditolak sekolah karena kurang bisa mengikuti pelajaran. Nilai menghitung Thomas juga tidak bagus. Lalu bagaimana ketika dewasa? Dengan ketekunan dan kesungguhan belajar, akhirnya dia jadi peneliti hebat. Hak patennya juga banyak. Penemuannya yang fenomenal adalah menemukan lampu pijar. Usaha sungguh-sungguh dibarengi dengan keuletan adalah kuncinya.

4.  Merasa Memiliki Keterbatasan Fisik


Perasaan tidak percaya diri karena memiliki keterbatasan fisik memang wajar. Namun demikian, tidak seharusnya dijadikan penghalang untuk maju. Mental block semacam merasa jelek karena hidungnya pesek, ukuran tubuh pendek, badan yang gemuk dst. Kalau kita cermati di televisi, banyak artis ngetop yang justru mengolah kekurangannya jadi icon dalam dunia keartisan. Ada penyanyi Yati Pesek, hidungnya yang pesek tidak lagi jadi keterbatasan tapi jadi ciri khas yang unik dan tidak dimiliki orang lain. “Coba cari contoh yang lain”. Hehehe…

5.  Merasa Tidak Cukup Modal


Mental block ini yang umumnya jadi penghalang bagi mereka yang ingin memulai usaha, ingin melanjutkan studi, dan ingin menikah. Alasan yang klise ketika diajak untuk berbisnis, alasannya tidak cukup modal. Ingin studi, tidak punya tabungan yang cukup. Ingin menikah, ragu-ragu karena gajinya masih kecil. Kalau nunggu punya semuanya, kapan nikahnya? Kapan studi lanjutnya? Keburu usia sudah lanjut dan semangat mengendor.
Sebuah pelajaran menarik dari Abdurrahman bin Auf, sahabat Nabi Muhammad SAW yang datang ke Madinah nyaris tanpa harta karena semua hartanya ditinggal di Mekkah. Nabi Muhammad SAW mempersaudarakan Abdurrahman dengan sahabat Anshor yang kaya. Oleh sahabat Anshor tadi, Abdurrahman ditawari akan diberi separuh hartanya. Tetapi apa jawaban Abdurrahman bin Auf? Dia menolak semuanya dan meminta ditunjukkan pasar. Benar saja, beberapa hari kemudian, Abdurrahman menemui kembali Nabi Muhammad SAW dengan membawa harta yang cukup dan menyampaikan niat untuk menikah. Sebuah ungkapan menarik dari Abdurrahman bin Auf, “Ketika saya menyingkap batu, saya menemukan emas di sana”. Senada dengan ungkapan, “Dimana bumi dipijak, di situ ada rezeki”.
Ada buku saya, “Master from minder: menjadi sukses dengan kemampuan terbatas”. Jelas dari judulnya saja isinya tentang meruntuhkan mental block. Ada juga berbagai teknik untuk mengatasinya. Andai ada yang kurang jelas, boleh mengundang saya untuk mengisi workshop atau seminar. 


EmoticonEmoticon

Copyright © PSIKOLOGI MENJAWAB All Right Reserved